Inilah 3 Alasan Si Kecil Menolak Makan yang Sering Tak Disadari oleh Orang Tua



Keluhan yang acapkali dilontarkan para ibu saat menghadapi balitanya adalah bibir anak yang rapat waktu diberi makan. Si kecil sama sekali tidak mau membuka mulutnya, padahal makanan telah disiapkan sedemikian rupa.

Penyebab anak lakukan gerakan tutup mulut (GTM) bisa dipicu beberpa hal. Bukan hanya faktor psikis, tapi jua fisik. Tiga hal berikut sering menghasilkan anak malas makan dan  tak jarang
tak disadari orangtuanya.

1. Masalah sensorik
Ada anak yang memiliki level sensitivitas sensori begitu tinggi. Seperti yang kita tahu, aspek sensori ini melibatkan panca indera, bagaimana aroma makan, bentuk, rasa, yang keseluruhannya menimbulkan hasrat makan. Jika salah satu sensori bermasalah, maka bisa berdampak ke seluruh aspek, termasuk nafsu makannya.Masalah sensori biasanya ditandai anak tak bisa menerima bentuk, aroma atau tekstur makanan tertentu. Bukan tidak menyukai tapi secara fisik, hal tersebut tidak nyaman untuknya. Untuk mengetahui secara detail Anda bisa berkonsultasi dengan dokter tumbuh kembang anak dan ahli gizi anak.
2. Kekuatan oral motorik
Seiiring bertambahnya usia anak, orangtua cenderung memberi anak menu makanan seperti menu yang dimakan orang dewasa. Termasuk teksturnya yang keras dan 'menantang' kekuatan oral motorik. Namun ternyata anak tak menyukaiya dan sangat malas mengunyahnya. Sehingga yang terjadi saat diberi makana, ia menolak, melepeh, bahkan muntah karena tersedak.Saat diberi makanan lunak, seperti puding, puree atau bubur, si kecil malah melahapnya. Hal ini bisa jadi karena kemampuan oral motorik anak belum berkembang dengan baik. Sehingga masih lebih suka mengonsumsi makanan bertekstur lunak. Perlu dilihat kembali tahapan pemberian makanan kembali dan terus diajarkan mengunyah makanan bertekstur padat dan agak keras.
3. Sakit atau masalah medis
Bisa jadi karena si kecil mengalami kesakitan di salah satu area tubuhnya, ia jadi tak nafsu makan. Mungkin karena giginya yang akan tumbuh atau tanggal. nyeri di perut, kaki atau kepala. Sensasi rasa sakit yang muncul akan dengan mudah menghilangkan hasrat makan.
Untuk itu periksa kembali kondisi tubuhnya. Jika ada bagian tubuh yang bengkak, kebiruan atau suhu badannya naik, segera periksakan ke dokter. Terutama jika si kecil mengeluh sakit di area perut dan disertai penurunan berat badan secara drastis.
close