
Mencari pendamping hidup yang tepat adalah cita-cita setiap orang. Tentu hal itu bukan masalah yang gampang. Kita harus betul - betul menentukan siapa sosok yg tepat sebagai pendamping.
dalam Islam, ada cara untuk mencari pendamping hidup yg sempurna. Cara itu dimulai menggunakan ta'aruf, ialah saling mengenal.
Bagaimana cara menjalankan ta'aruf secara sahih?
Dikutip dari page konsultasi syariah, tidak terdapat cara spesifik dalam menjalankan ta'aruf. Seseeorang mampu mengenali kepribadian calon pasangannya menggunakan cara-cara yg tak melanggar ketentuan syariat.
Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Pertama, sebelum akad nikah, masing-masing calon pasangan berstatus sebagai orang lain, sehingga berlaku aturan bukan mahram.
Calon pasangan dilarang berduaan, saling bercengkerama, dan sebagainya. Hal ini didasarkan pada hadis dari Rasulullah Muhammad SAW diriwayatkan Ahmad.
Jangan sampai kalian berdua-duaan dengan seorang wanita (yang bukan mahramnya), karena setan adalah orang ketiganya.
Kedua, luruskan niat. Nyatakan ta'aruf sebagai i'tikad baik untuk menikah. Jangan diniatkan untuk mengoleksi kenalan atau segala hal yang tidak serius seperti memberi harapan palsu kepada orang lain.
Ketiga, dibolehkan bertukar biodata. Masing-masing calon pasangan bisa memperkenalkan diri dengan cara menulis seputar kepribadiannya. Sehingga tidak ada pertemuan untuk saling bercerita.
Tidak semuanya harus dibuka. Cukup hal-hal yang dianggap penting diketahui calon pasangan.
