Pernahkah merasa honor yang diterima terlalu sedikit? telah bekerja keras dan lembur, akan tetapi gaji masih segitu-gitu saja?
Sekadar saran, kalau membiarkan perusahaan mempekerjakan kamu terlalu keras, namun tidak memberikan bayaran yang setimpal, itu sama saja membiarkan mereka mengeksploitasi dirimu . Padahal, karyawan ini mempunyai nilai, terlebih Jika karyawan tadi berkualitas tinggi, tetapi bayarannya minim.
Lalu, apa yg harus dilakukan kalau bekerja terlalu keras—bahkan hingga lembur berjam-jam—tetapi bayarannya minim?
Dilansir dari The Muse, Selasa 10 Oktober 2017, ada empat cara yang bisa dilakukan.
Yang pertama, bernegosiasi untuk mendapatkan uang lebih banyak. Dengan cara ini, kamu bisa meminta atasan untuk menaikkan gaji berdasarkan kontribusi yang diberikan kepada perusahaan.
Cara yang kedua, meminta kesetaraan gaji. Rasanya tidak adil jika karyawan yang telah bekerja keras dan hasil pekerjaannya bagus, mendapatkan bayaran di bawah karyawan yang hasil pekerjaannya biasa saja.
Cara ketiga adalah mencari pekerjaan baru. Jika perusahaan tidak bisa memahami kondisi dan pekerjaan kamu, lebih baik mencari-cari pekerjaan baru yang memberikan bayaran lebih tinggi untuk posisi yang sama. Jika sudah menemukan yang dicari, kamu bisa mengundurkan diri dari perusahaan. Tapi, ingat, jangan sampai perusahaan tahu bahwa kamu sedang mencari-cari pekerjaan lain.
Cara yang terakhir adalah resign. Cara ini merupakan cara terakhir jika pembicaraan negosiasi gaji tidak mentok. Katakanlah dengan sopan dan baik kepada atasan bahwa kamu memilih mundur karena masalah gaji yang minim, padahal sudah bekerja sangat keras. Jangan lupa menawarkan diri untuk melatih “ penerus” sebelum kamu mundur.
